Booming 2 Sulap di Indonesia


Penulis suka sulap sejak kecil. Kalau ada tukang obat jualan (biasanya diawali dengan trik sulap sederhana untuk menarik perhatian orang), nah... biasanya penulis ikut “nongkrong” di sana.

Penulis belajar trik sulap sederhana dari buku, barteran dengan teman, dan TV (kadang ada acara sulap yang bongkar rahasianya).

Tahun 1990-an adalah booming sulap pertama (menurut penulis). Ini dimulai dengan kemunculan Deddy Corbuzier dengan trik membengkokkan sendok-nya. Acara Impresario 008 selalu penulis nantikan. Sejak saat itu, sulap menarik perhatian banyak orang. Sulap yang selama ini hanya sebagai acara sisipan, kini mendapat jatah lebih. Lalu muncul banyak acara sulap di TV seperti "Memang Sulap, Memang Sihir" (di TV7, sekarang Trans7), Trix dengan menampilkan pesulap bertopeng yang membongkar rahasia sulap, yang banyak diprotes kalangan magician Indonesia, Demian Sang Ilusionisada (antv), After School (RCTI), dan Alford (di Global TV, kalau penulis tak salah ingat).

Acara sulap banyak menghiasi layar kaca, geliat ini juga diikuti di dunia maya (toko sulap, sekolah sulap, milis sulap, dan lainnya).


Booming 2
Sekarang ini, dengan tampilnya The Master, adalah booming kedua. Sulap semakin diminati (baik dari untuk hiburan), maupun sebagai sandaran hidup. Dulunya hanya sebagai pengisi acara ulang tahun (berpasangan dengan badut). Anda bisa lihat papan iklannya di pohon dan tiang listrik, “Badut & Sulap, hubungi: 0815 XXX XXXX.”

Demam The Master melanda Indonesia. Ketika surfing atau googling Anda bisa lihat begitu banyak situs maupun blog yang mengulas tentang sulap (khususnya The Master). Bukan sulap, bukan sihir, ini memang fakta.


Banjir Sulap di TV
Sebagai salah seorang magicmania (penggila sulap), tentu saja ini kabar gembira bagi penulis. Artinya acara TV yang menampilkan sulap akan semakin banyak, baik sebagai sisipan (seperti acara musik Hits di RCTI Senin-Jumat pukul 14.00 WIB dan Sabtu pukul 15.30 WIB), maupun acara khusus sulap seperti: The Master (RCTI Jumat, 21.00 WIB), Deddy Corbuzier, Master Mentalist (RCTI Selasa, 22.00 WIB),
House of Demian (SCTV Minggu, 18.00 WIB), dan Uya Memang Kuya (SCTV Sabtu-Minggu, 17.30 WIB).

Sulap hanya untuk orang dewasa? Tidak dong... Sulap bisa ditonton semua umur, kecuali sulap tertentu yang menyeramkan seperti yang dimainkan Limbad. Tapi anak-anak tak usah khawatir, sekarang stasiun TV juga membidik penonton ciliknya. Meski sulap bisa ditonton oleh semua umur, lebih baik lagi kalau pesulapnya juga anak kecil. Emang ada??? Sudah ada tuh, 3 stasiun TV sudah siap dengan 3 acara sulap dengan magician ciliknya. The Master Junior (RCTI mulai 5 Juli 2009 setiap hari Minggu pukul 17.30 WIB), Cinta Emang Kuya (SCTV, mulai 4 Juli 2009 setiap Sabtu, 18.30), dan Superkidz (TPI mulai 28 Juni 2009 setiap hari Minggu pukul 13.00 WIB).

Sekedar info, Cinta Rahmania adalah anak pasangan Astrid dan Uya Kuya (mantan personil group Tofu). Meski baru berusia 5 tahun (kelahiran tahun 2004), Cinta yang sudah belajar sulap sejak usia 3,5 tahun ini. Cinta yang pernah menunjukkan aksi sulapnya di di Ceriwis, Derings, dan Idola Cilik ini, ternyata sudah pernah main sulap sampai ke luar negeri (Malaysia dan Thailand). Terakhir Cinta mendapat tawaran untuk menghibur di Jepang. Dari keahlian sulapnya Cinta pernah mendapat sejumlah penghargaan dari Malaysia (International Magic Xtravaganza), kemudian dari Muri (Museum Rekor dunia Indonesia), dan Indonesian Book of Record (IBoR), demikian yang ditulis detikhot.com.

Demam sulap ini juga dimanfaatkan oleh produk makanan. Sebuah perusahaan chicken nugget memberi hadiah alat sulap di tiap kemasannya. Anak penulis pun ikut berburu nugget ini untuk mengumpulkan alat sulapnya. Sebelumnya ada iklan deterjen yang menggunakan Demian Aditya sebagai bintang iklan, kini Deddy Corbuzier, sang ikon sulap Indonesia pun dipilih sebagai bintang iklan produk deterjen lainnya.

Jangan-jangan sekolah sulap di Indonesia juga akan kedatangan banyak murid baru. Ya, siapa tahu sekarang ini, saat ditanya apa cita-citamu, anak-anak tidak melulu menjawab dokter, insinyur, atau pilot. Siapa tahu jawabannya: magician alias pesulap, atau mentalis? Ya siapa tahu... Hari-hari si kecil juga juga bisa diisi dengan kursus sulap di samping les piano, balet, berenang, dll.


Efek Positif
Penulis gembira karena kehadiran sulap tidak hanya sebagai hiburan semata, tapi juga mengedukasi penontonnya. Sedikit banyak masyarakat kita semakin dewasa dalam melihat sulap. Sulap hanyalah trik, bukanlah sesuatu yang berbau klenik (perdukunan), menggunakan kekuatan dari alam kegelapan, bantuan jin, iblis, dan sebagainya. Sulap bisa dijelaskan secara logis.

Semoga hadirnya Joe Sandy dengan julukan Master of Numbers, yang banyak memainkan sulap dengan menggunakan kekuatan pikiran dan bermain angka memotivasi siswa untuk mencintai matematika (pelajaran yang selama ini jadi pelajaran menakutkan). Begitu juga kisah hidup Joe Sandy yang penuh perjuangan, bisa memotivasi dan memberi banyak inspirasi bagi para fans-nya.

Penulis menyaksikan The Master pernah mengangkat Sutarno, pesulap kaki lima untuk tampil di The Master. Ucapannya yang khas “Sim salabim… jadi apa ya?” Menguak kisah lain seni sulap. Sulap tidak hanya jadi sandaran hidup orang sekelas Deddy Corbuzier, tapi juga ternyata bisa menghidupi keluarga Pak Tarno, meski dengan tingkat yang jauh berbeda.

Lalu pada satu episode, The Master juga berbaik hari menampilkan Andrean (yang kakinya kurang sempurna) untuk bisa menunjukkan kemampuan sulapnya yang tak bisa dipandang sebelah mata. “Don’t judge the book by the cover” begitu ungkapannya. Jangan menilai buku hanya dari penampilan cover-nya. Kalimat ini pula yang dituliskan Maman Suherman (saat itu pemred majalah SeRu!) pada Kata Pengantar di Buku Mini Tanda Kasih, souvenir pernikahan penulis. Sekali lagi sulap memberi efek positif bagi seorang Andrean. Ia termotivasi dengan adanya acara The Master dan berharap dia bisa tampil di panggung The Master. Impiannya untuk menunjukkan kemampuan sulapnya tercapai meski bukan sebagai salah satu kandidat The Master. Penulis yakin, banyak lagi orang-orang di luar sana yang termotivasi dan terinspirasi oleh seni sulap. Maju terus dunia sulap Indonesia. (zwei)

2 komentar:

Luthfi said...

ini semua BENAR.

Hendry Filcozwei Jan said...

Luthfi, thanks sudah kasih komentar.


Salam Magic

Hendry Filcozwei Jan
(www.rekor.blogspot.com)

Post a Comment